selasa, 29/03/2011.
UNTUK REKOMENDASI SAHAM,SILAHKAN KUNJUNGI WEBSITE galerisaham.com,mudah-mudahan bisa membantu bapak dan ibu dalam bertransaksi saham setiap hari.salam cuan .....
Rabu, 23/03/2011 08:00 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Pada perdagangan hari Selasa (22/3) Indeks Dow Jones ditutup turun 17 point (-0.15%) ke level 12,018.63 menyusul naiknya harga minyak dunia yang disebabkan krisis di Libya serta kekhawatiran akan tidak terselesaikannya krisis hutang Eropa. Minyak WTI kemarin (22/3) diperdagangkan di harga $105 per barel menyusul serangan pasukan aliansi ke Libya menyebabkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak dari negara penghasil minyak terbesar ketiga di Afrika ini.
IHSG sendiri kemarin (22/3) ditutup turun 1 point (-0.03%) ke level 3,517.72 dengan nilai transaksi sebesar Rp3.2 triliun dan volume transaksi sebanyak 4 juta lot dengan sektor yang mengalami kenaikan hanya consumer, finance, trade dan manufacture. Asing kemarin (22/3) tercatat melakukan net sell sebesar Rp118 miliar dengan saham yang banyak dijual a.l. TLKM, ADRO, BBRI, BORN dan BBNI.
Secara teknikal, kemarin candlestick IHSG membentuk pola spinning tops, sementara Indikator stochastic membentuk golden cross dan RSI masih bergerak uptrend yang mengindikasikan masih ada ruang penguatan bagi IHSG. Pada perdagangan hari ini (23/3), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,458-3,547 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, SMGR, dan BBRI.
News & Analysis
Economic & Strategy
Chart in Focus
IHSG sendiri kemarin (22/3) ditutup turun 1 point (-0.03%) ke level 3,517.72 dengan nilai transaksi sebesar Rp3.2 triliun dan volume transaksi sebanyak 4 juta lot dengan sektor yang mengalami kenaikan hanya consumer, finance, trade dan manufacture. Asing kemarin (22/3) tercatat melakukan net sell sebesar Rp118 miliar dengan saham yang banyak dijual a.l. TLKM, ADRO, BBRI, BORN dan BBNI.
Secara teknikal, kemarin candlestick IHSG membentuk pola spinning tops, sementara Indikator stochastic membentuk golden cross dan RSI masih bergerak uptrend yang mengindikasikan masih ada ruang penguatan bagi IHSG. Pada perdagangan hari ini (23/3), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,458-3,547 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, SMGR, dan BBRI.
News & Analysis
- ASII : Bisnis Jasa Keuangan Topang 21% Pendapatan ASII
- SMGR : Laba Bersih Semen Gresik Capai Rp3,6 T di 2010
- KBLV : First Media Dapat Suntikan Dana
Economic & Strategy
- Infra: Pemerintah Janjikan Percepatan Infrastruktur
- Energy: Indonesia Masih Andalkan Produksi Minyak Dari 5 KKKS.
Chart in Focus
- BBCA (Spec Buy)
- BBRI (Spec Buy)
- SMGR (Trading Buy)
- INDY (Trading Sell)
- BBTN (SoS)
- ITMG (SoS).
BUY: UNTR, BBTN, INDF, BBCA | Market Outlook HeaDstart 18-03-2011
Diperkirakan IHSG akan mengalami technical rebound dipicu oleh sentiment positif regional, rupiah stabil dan valuasi big cap index movers yang menjadi sangat murah.
IHSG close (17-03) 3.484.81 (-47.27/-1.34%) (Val.Rp.2.9T)
Support: 3.475-3.420-3.350, Resistance: 3.580-3.650-3.750
Stock picks:
1.UnitedTractors (UNTR): (BUY) (Target: Rp.22.750) (close 17/03 Rp.21.900)
Ketakutan pasar akan berkurangnya suplai spare parts alat berat Komatsu pasca gempa bumi dan Tsunami di utara Jepang terlihat sudah tercermin dalam koreksi harga sebelumnya dan dirasakan berlebihan karena UNTR juga memiliki segi bisnis di alat batubara.
Secara technical terjadi crossover buy stochastic daily dan penahanan di harga low sama oleh beberapa hari yang terlihat dari pola doji dan hammer di daily chart
Entry: (1) Rp.21.850, Entry (2) Rp.21.700, Cut loss point: Rp.21.400
2.Bank Tabungan Negara (BBTN) (BUY): (Target:Rp.1.570) (Close 17/03 Rp.1.460)
Bank lapis dua secara technical mulai kelihatan menarik dengan potensi meneruskan upward rectracement yang sempat berhenti sejenak kedalam pola sideways selama sepekan.
Pasar mulai mencerna kemungkinan diadakan private placement diatas level Rp.1.500
Entry: (1) Rp.1.450, Entry (2) 1.410, Cut loss point: Rp.1.380
3.Indofood(INDF) (BUY): (Target: Rp.5.100) (Close 17/03 Rp.4.900)
Rupiah yang kuat, inflasi terkendali serta daya beli masyarakat meningkat membuat consumer sector menjadi leader dalam komponen IHSG
Rekomen akumulasi INDF untuk percobaan menembus level psikologis Rp.5.000.
Entry: (1) Rp.4.900, Entry: (2) Rp.4.800, Cut loss point: Rp.4.700
4.BankBCA (BBCA): (BUY) (Target: Rp.6.800) (Close 17/03 Rp.6.550)
Barang bagus tidak murah: Dalam koreksi pasar, biasanya emitten dengan PER termahal di sektornya paling cepat mengalami rebound
Rekomen akumulasi bank premium ini dengan bisnis fee based income yang stabil, cost fund murah serta asset dan loan quality berkualitas tertinggi di Indonesia
Entry: (1) Rp.6.500, Entry (2) Rp.6.300, Cut loss point: Rp.6.150
Sumber HD Capital
Tidak ada komentar:
Posting Komentar